PALEMBANG — Harimau Sumatra Bersatu (HSB) Kota Palembang memperkuat konsolidasi internal organisasi melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) dan mandat kepengurusan kepada 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu komando.

Kegiatan yang berlangsung di Markas Besar DPC HSB Kota Palembang, kawasan Kolam, Senin (26/10/2026), dihadiri Pendiri sekaligus Pembina DPP HSB Diky Haitami, Ketua Umum DPP HSB H. Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M., Ketua DPC HSB Kota Palembang H. Heriansyah, serta Sekretaris DPC HSB Kota Palembang M. Padli, S.H., yang juga menjalankan fungsi koordinasi sekretariat dan KSB di 18 kecamatan.

Ketua Umum DPP HSB, H. Satria Amri Ramadhan, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin organisasi, serta nama baik HSB di tengah sorotan publik terhadap citra organisasi kemasyarakatan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak mudah terprovokasi atau terpecah akibat pengaruh pihak luar.

Menurut Satria, prinsip satu komando harus menjadi pedoman seluruh pengurus PAC dalam menjalankan kegiatan maupun mengambil langkah di lapangan. Setiap persoalan di tingkat kecamatan perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Ketua DPC dan jajaran pimpinan sesuai mekanisme organisasi.

“Saya berharap seluruh Ketua PAC di Kota Palembang tetap kompak dan satu komando. Setiap pergerakan harus diketahui dan dikoordinasikan dengan Ketua DPC. Jangan sampai ada pihak yang mengadu domba atau memengaruhi kita sehingga terjadi perpecahan di internal organisasi,” tegas Satria.

Ia juga mendorong HSB untuk terus memperkuat kegiatan positif dan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pembinaan pemuda dan penguatan persaudaraan menjadi bagian penting dari tanggung jawab organisasi dalam membangun kepercayaan publik.

Sementara itu, Ketua DPC HSB Kota Palembang, H. Heriansyah, menjelaskan bahwa penyerahan mandat kepada 18 PAC merupakan bagian dari upaya menata kepengurusan sekaligus memperjelas koordinasi dan tanggung jawab setiap tingkatan organisasi.

Heriansyah menegaskan, seluruh pengurus PAC harus menjalankan tugas sesuai mandat dan mekanisme yang telah ditetapkan. Koordinasi dengan DPC, DPP, serta Pembina organisasi diperlukan agar setiap kegiatan dapat terlaksana secara tertib dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Dengan penyerahan mandat ini, kita ingin seluruh PAC semakin solid dan memahami tugas serta tanggung jawabnya. Tidak boleh ada pergerakan yang berjalan sendiri tanpa koordinasi. Semua harus melalui komunikasi dan kesepakatan organisasi agar tidak menimbulkan kekacauan di lapangan,” ujar Heriansyah.

Ia menyebutkan, keberadaan kepengurusan di 18 kecamatan menjadi modal bagi HSB Kota Palembang untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Heriansyah juga menekankan bahwa HSB ingin membangun citra sebagai organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi positif, bukan organisasi yang identik dengan tindakan premanisme. Karena itu, seluruh anggota dan pengurus PAC diharapkan mengedepankan sikap santun, menjaga ketertiban, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kita ingin menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat. HSB harus menunjukkan bahwa organisasi ini hadir untuk kegiatan sosial, membantu masyarakat, dan memberikan manfaat bagi orang banyak. Nama baik organisasi harus dijaga melalui tindakan nyata,” katanya.

Melalui penyerahan SK dan mandat kepada 18 PAC tersebut, HSB Kota Palembang berharap konsolidasi internal semakin kuat, koordinasi antarpengurus berjalan efektif, dan seluruh program organisasi dapat dilaksanakan secara terarah serta bertanggung jawab.

Dengan mengusung semangat “Bersih, Solid, Berjuang untuk Negeri,” HSB menegaskan komitmennya untuk memperkuat persaudaraan, membina generasi muda, serta mendorong kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Palembang.